Jenis-Jenis Port

1. Port USB
siapa yang tidak kenal dengan colokan satu ini. USB atau Universal Serial Bus merupakan standar interface atau penghubung sebuah alat elektronik. USB memungkinkan kita untuk menghubungkan alat eksternal (peripheral) seperti mouse, keyboard, flashdisk, printer, memory eksternal, kamera digital, atau perangkat elektronik lainnya pada komputer atau laptop. Perlu diketahui, kecepatan pengiriman data mempengaruhi teknologi USB. Sampai saat ini, USB paling terakhir yakni versi tiga atau sering disebut USB versi 3.0. Kecepatan transfer data USB versi ini sekitar 3,2 Gbps atau 6 sampai 10 kali lebih cepat dibanding USB 2.0.


2. PS/2
PS/2 atau personal system/2 yaitu port untuk menghubungkan mouse dan keyboard pada motherboard. Biasanya komputer generasi terakhir telah menghilangkan colokan jenis ini, karena pengembang produsen mouse dan keyboard mulai beralih menggunakan USB.


3. Port audio
Ketiga colokan diatas berfungsi untuk menghubungkan CPU dengan peralatan audio. Paling atas untuk menangkap audio dari perangkat lain, misalnya tv tunner; yang tengah untuk audio keluaran pada speaker, dan paling bawah untuk microphone.


4. Paralel Port
Merupakan sebuah port pada komputer PC yang berfungsi sebagai alat komunikasi (motherboard) dengan perangkat luar yang bersifat paralel. Paralel port yaitu lubang yang terdiri dari 25 pin yang dapat digunakan untuk menghubungkan joystik, scanner, printer, dan peralatan lainnya. Namun, nasibnya sama seperti serial port, sepertinya akan mulai dihilangkan.


5. Ethernet port
Sesuai dengan namanya, LAN (local area network), merupakan colokan yang digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer yang terpisah dalam satu ruangan. Dengan adanya LAN mengilhami timbulnya teknologi internet berbasis kabel. Nama bekennya, Ethernet. Versi luas dari LAN yakni MAN (metropolitan area network).


6. VGA Port
Merupakan port paling tua setelah generasi CGA dan EGA dipasarkan. Disebut juga Video Graphic Array (VGA), merupakan colokan yang hanya menyediakan transmisi video saja. Colokan ini menghubungkan monitor dengan motherboard dan membuat monitor menampilkan seluruh proses CPU. VGA juga yang mengatur penampilan kualitas gambar. Ada dua lokasi colokan VGA, pertama yang terintegrasi dengan motherboard (jika motherboard mengandung memory ram video), yang kedua pada kartu memory video eksternal. Kemungkinan besar, seiring berkembangnya teknologi digital, colokan ini akan diganti oleh Displayport dan HDMI, namun untuk saat ini VGA masih digemari banyak konsumen.


7. Display Port
Pertama kali dikembangkan oleh Asosiasi Standar Elektronik (VESA), displayport khusus dibuat untuk konsumen komputer PC, menggantikan konektor VGA yang telah dianggap usang. Diluncurkan sejak 2008 silam, konektor ini telah memiliki banyak versi, paling akhir yakni versi 1.4, dimana mampu menampilkan resolusi super besar yakni 7680 x 4320 atau setara dengan 8K dengan kecepatan transfer data 4,6 GB/s. Umumnya, konektor ini melekat pada PC keluaran terbaru, yang mampu menampilkan gambar lebih dari satu monitor . Dan memang, komputer seperti ini diperuntukan bagi seorang designer grafis, programer yang membutuhkan tampilan visual terbaik.


8. DVI Port
Digital Visual Interface atau DVI mulai dikembangkan sekitar tahun 1999 dan mulai tergeser oleh kemunculan HDMI. DVI dirancang untuk mengirim sinyal digital tanpa dipadatkan. Ada tiga jenis DVI, pertama DVI-D untuk mengirim digital saja (video), DVI-A untuk audio saja, dan DVI-I untuk keduanya. Colokan ini masih digunakan untuk menampilkan video dengan resolusi besar pada peralatan elektronik model lama. Namun, cepat atau lambat, colokan ini akan dihilangkan seiring pengembanan HDMI.


9. HDMI Port
HDMI merupakan port pengembangan dari kartu grafik atau kartu VGA. Sesuai dengan namanya High Definition Multimedia Interface (HDMI), colokan ini diperuntukan bagi monitor yang dapat menampilkan kulitas display HD. Biasanya colokan ini digunakan pada monitor HD, proyektor HD. HDMI yang banyak digunakan saat ini yakni versi 1.4, dimana telah mendukung 24 bit unkompress audio sampai 192 Khz, dan resolusi maksimum 4092 x 2160 atau 4K/Ultara HD. Saat ini teknologi HDMI paling akhir yakni versi 2.0b yang telah disahkan Desember 2016 lalu, dimana teknologi ini diperuntukan bagi keluaran TV dengan resolusi 4K.




source
https://www.4muda.com/mengenal-12-jenis-port-pada-komputer-beserta-kegunaannya/

back to homepage